Karakteristik Senyawa Organik Bahan Alam
Karakteristik Senyawa Organik Bahan Alam
Biosintesis merupakan proses
pembentukan suatu metabolit (produk metabolisme) dari molekul yang sederhana
hingga menjadi molekul yang lebih kompleks yang terjadi pada organism hidup.
Metabolisme pada makhluk hidup dapat dibagi menjadi metabolisme primer dan
sekunder. Metabolisme primer menghasilkan metabolit primer sedangkan metabolism
sekunder menghasilkan metabolit sekunder.
Metabolisme
primer pada tumbuhan, seperti respirasi dan fotosintesis, merupakan proses yang
esensial bagi kehidupan tumbuhan. Tanpa adanya metabolisme primer, suatu
organism akan terganggu pertumbuhan, perkembangan, serta reproduksinya, dan
akhirnya mati. Berbeda dengan metabolisme primer, metabolism sekundermerupakan
proses yang tidak esensial bagi kehidupan organisme. Tidak ada atau hilangnya
metabolit sekunder tidak menyebabkan kematian secara langsung bagi tumbuhan,
tapi dapat menyebabkan berkurangnya ketahanan hidup tumbuhan secara tidak
langsung (misalnya dari serangan herbivore dan hama), ketahanan terhadap
penyakit, estetika, atau bahkan tidak memberikan efek sama sekali bagi tumbuhan
tersebut.
Pada fase
pertumbuhan, tumbuhan utamanya memproduksi metabolit primer, sedangkan
metabolit sekunder belum atau hanya sedikit di metabolisme. Sedangkan
metabolism sekunder terjadi pada saat sel dalam tahap diferensiasi menjadi sel
yang lebih terspesialisasi (fasestasioner).
Hasil
metabolism dalam organism hidup dapat dibagi menjadi dua kelompok besar:
metabolit primer dan sekunder. Yang tergolong dalam metabolit primer adalah
senyawa-senyawa yang diproduksi dan terlibat pada jalur metabolisme primer
(contohnya glikolisis, siklus asam sitrat/siklus Krebs, dan fotosintesis).
Contoh metabolit primer adalah protein, karbohidrat, lipid, asam amino,
nukleotida, danasetil CoA. Karbohidrat biasa disebut hidrat arang. Terdiri dari
dua reaksi pembentukan dan pemecahan karbohidrat. Tersusun atas monomer
molekul-molekul gula sederhana. Reaksi pemecahan terjadi di membrane sel yang
melibatkan proses respirasi dan fermentasi. Reaksi pembentukan terjadi di dalam
kloroplas yang melibatkan penggunaan karbondioksida untuk menghasilkan monomer
gula sederhana (misal: sukrosa). Protein merupakan salah satu metabolit primer
yang menyusun tubuh organisme. Menurut dogma biologi molekuler, DNA akan
ditranskripsi menjadi RNA, RNA ditranslasi menjadi triplet kodon yang membentuk
asam amino, polimer asam amino merupakan protein. Lipida merupakan salah satu
metabolit promer hasil dari jalur oksidasi pentose fosfat. Reaksi pembentukan
lipida terjadi di dalam sitosol tanaman. Lipida tersusun atas asam lemak dan
gliserol pada umumnya. Asam nukleat merupakan metabolit primer yang menjadi
dasar pembentuk materi genetic baik DNA/RNA dan juga turunannya dapat membentuk
protein. Asam nukleat berperan dalam membentuk purin dan pirimidin.
Metabolit
sekunder tanaman merupakan senyawa dengan berat molekul rendah yang diproduksi
tanaman sebagai respon terhadap ancaman lingkungan dan patogen. Hasil studi
menunjukkan bahwa produk metabolit sekunder merupakan senyawa yang diturunkan
dari metabolit primer, yaitu karbohidrat, protein, lipid, dan asam nukleat.
Secara sederhana, metabolit sekunder tanaman terbagi atas tiga golongan besar,
yaitu fenolik, senyawa bernitrogen, dan terpenoid.
Metabolit Sekunder (Mikromolekul), bergantung pada spesies:
Contoh:- Terpenoid
- Steroid
- Flavonoid
- Poliketida
- Alkaloid
Metabolit Primer (Makromolekul),sama untuk semua organisme:
Contoh ; - Polimer alam
- Polisakarida
- Protein
- Lemak
- Asam Nukleat
Karakteristik Senyawa Organik Bahan Alam (
Metabolit )
Metabolit Primer
·
Tersebar
merata dalam tiap organisme
·
Fungsi
universal sumbeer energi enzim
·
Pengemban
keturunan bahan struktur
·
Perbedaan
struktur kimia kecil
·
Keaktifan
fisiologis berkaitan dengan struktur kimia
Metabolit Sekunder
·
Tidak
merata
·
Fungsi
ekologis adl penarik serangga, pelindung diri, alat bersaing, hormone
·
Struktur
kimia berbeda-beda
·
Keaktifan
fisiologis berkaitan dengan struktur kimia
Menurut Herbert (1995), metabolit sekunder mempunyai
kriteria sebagai berikut :
1) Penyebarannya lebih terbatas.
2) Terdapat pada tanaman dan
mikroorganisme tertentu serta mempunyai karakteristik untuk
setiap genera, spesies atau suatu strain tertentu.
3) Metabolit tersebut dibentuk melalui
jalur yang khusus dari metabolit primer.
Fungsi senyawa metabolit sekunder secara umum yaitu:
1) Pertahanan diri dari serangan
herbivora : insekta, moluska dan vertebrata.
2) Pertahanan diri terhadap
mikroorganisme : bakteri, fungi dan virus.
3) Berfungsi sebagai proteksi terhadap
sinar ultra violet, atraktan terhadap polinator dan untuk proses penyebaran
biji.
Biosintesis
senyawa bioaktif atau metabolit sekunder sangat beragam tergantung golongan
senyawa yang bersangkutan. Prazat atau senyawa awal pembentuk metabolit sekunder
berasal dari metabolisme primer
Pada
gambar ditunjukkan bagaimana metabolit (prazat) terbentuk dari
proses dasar yaitu fotosintesis, glikolisis, daur krebs yang menghasilkan
energi pada metabolisme antara. Sejumlah prazat diperlukan, namun jenisnya
terbatas, sehingga metabolisme dapat berlangsung dari hanya beberapa prazat
yang terbatas.
Prazat
yang sangat penting digunakan dalam biosintesis metabolit sekunder diturunkan
dari zantara asetil koenzim A (acetyl-CoA), asam sikimat, asam
mevalonat. Zantara ini diperlukan secara berturutan dalam jalur asetat, sikimat
dan mevalonat, yang merupakan dasar biosintesis metabolit sekunder.
Secara
umum, ada tiga jalur pembentukan metabolit sekunder, yaitu
melalui :
·
Jalur
asetat,
·
Jalur sikimat
·
Jalur mevalonat.
Berdasarkan
hal tersebut pembentukan metabolit sekunder dapat berasal dari satu
atau lebih prekusor.
·
Metabolit sekunder yang terbentuk
melalui jalur asetat mis. : prostaglandin,
antibiotik bersama-sama dengan asam lemak.
·
Melalui jalur sikimat akan terbentuk a.l. : turunan asam
sinamat, senyawa fenol, lignan, flavonoid dan golongan
senyawa alkaloid.
Jalur asam mevalonat sangat berperan di dalam biosintesis
senyawa-senyawa terpenoid dan steroid.
Metabolit
sekunder tidak digunakan untuk proses pertumbuhan dan unik untuk setiap
organisme. Pada umumnya senyawa metabolit sekunder berfungsi sebagai mekanisme
pertahanan diri, misalnya sebagai pelindung (protectant) dari gangguan hama
untuk tumbuhan itu sendiri atau lingkungannya. Selain sebagai pelindung, dapat
juga berfungsi sebagai penarik (attractan) atau penolak (repellant) dari
serangga atau herbivora. Contoh metabolit sekunder lainnya pada tumbuhan adalah
pigmen-pigmen, senyawa antibiotik, senyawa bioaktif, dan senyawaaromatik.
Produksi
senyawa metabolit primer maupun sekunder saat ini sangat penting, misalnya
dalam bidang industri, kesehatan, atau pangan. Sebagai contoh, saat ini senyawa
metabolit sekunder telah banyak digunakan sebagai zat warna, racun, aroma
makanan, obat-obatan, dan sebagainya. Dengan mempelajari jalur biosintesis ini
memungkinkan untuk melakukan modifikasi dari jalur tersebut sehingga dapat
diproduksi metabolit dalam jumlah yang lebih banyak dalam waktu yang lebih
singkat, mengetahui struktur metabolit yang dihasilkan, dan dapat dilakukan
sintesis untuk menghasilkan derivatnya.
Permasalahan :
1) Apakah
setiap tumbuhan memiliki metabolism primer dan sekunder? Mengapa metabolism sekunder
lebih banyak dimanfaatkan manusia maupun hewan dalam kehidupan sehari-hari?
2) Bagaimana
kita dapat mengetahui suatu metabolit primer dan sekunder berjalan baik pada
tumbuhan?

Saya akan mencoba menjawab no 1
BalasHapusDimana Tumbuhan secara alamiah menghasilkan beragam jenis senyawa. Secara umum, senyawa-senyawa tersebut dapat dibagi dua, yaitu metabolit primer dan metabolit sekunder. Contoh metabolit primer antara lain asam nukleat, asam amino, dan gula. Polimer adalah senyawa penyusun sel yang terdiri dari senyawa yang memiliki berat molekul yang tinggi, seperti selulosa, lignin, dan protein. Metabolit sekunder adalah senyawa yang secara khusus terdapat pada jenis atau spesies tertentu saja. Beberapa metabolit sekunder berfungsi sebagai molekul isyarat untuk menarik arthropoda penyerbuk, hewan penyebar benih, dan sebagai senyawa isyarat dalam hubungan tanaman-tanaman, tanaman-binatang, dan tanaman-mikrobia. Sedangkan metabolit sekunder yang digunakan oleh manusia bermanfaat sebagai obat obatan yang banyak digunakan dibidang farmasi.
Saya akan mencoba menjawab permasalahan anda yg terakhir Metabolit primer diperlukan untuk menunjang terjadinya pertumbuhan pada setiap organisme, oleh karena itu bersifat growth link.
BalasHapusΓΌ Metabolit banyak dimanfaatkan manusia dan mahluk hidup lain karena banyak diantaranya bersifat sebagai obat, pigmen, vitamin maupun hormone serta kebanyakan diantaranya adalah antibiotic. Contohnya adalah kloramfenikol dari Streptomyces venezualle, penecilin dari Penecillium notatum dan papaverin yang dihasilkan oleh Papaver sp.
Saya akan menjawab permasalahan anda yg pertama Senyawa-senyawa metabolit sekunder itu, meskipun tidak sangat penting bagi eksistensi suatu individu, tetapi sering berperan bagi kelangsungan hidup suatu spesies dalam perjuangan menghadapi spesies-spesies lain. Sebagai contoh pada tumbuhan, senyawa metabolit sekunder biasa digunakan sebagai senjata penangkal serangan hama dan penyakit. Sedangkan pada hewan, senyawa metabolit sekunder seperti feromon digunakan sebagai zat penarik sex. Sejauh ini telah diketahui bahwa tumbuhan memproduksi senyawa metabolit sekunder lebih banyak dibandingkan hewan.
BalasHapusJawaban no.1
BalasHapusSenyawa metabolisme primer merupakan senyawa yang dihasilkan oleh makhluk hidup dan bersifat essensial bagi proses metabolisme sel tersebut. Senyawa ini dikelompokkan menjadi 4 kelompok makromolekul yaitu karbohidrat, protein, lipid,dan asam nukleat yang merupakan komponen penunjang tubuh. Sedangkan metabolit sekunder
meskipun tidak sangat penting bagi eksistensi suatu individu, tetapi sering berperan bagi kelangsungan hidup suatu spesies dalam perjuangan menghadapi spesies-spesies lain. Sebagai contoh pada tumbuhan, senyawa metabolit sekunder biasa digunakan sebagai senjata penangkal serangan hama dan penyakit. Sedangkan pada hewan, senyawa metabolit sekunder seperti feromon digunakan sebagai zat penarik sex. Sejauh ini telah diketahui bahwa tumbuhan memproduksi senyawa metabolit sekunder lebih banyak dibandingkan hewan
Saya akan menjawab permasahan 1. Senyawa ini juga tidak selalu dihasilkan, tetapi hanya pada saat dibutuhkan saja atau pada fase-fase tertentu.Fungsi metabolit sekunder adalah untuk mempertahankan diri darikondisi lingkungan yang kurang menguntungkan, misalnya untuk mengatasihamadan penyakit, menarik polinator,dan sebagaimolekul sinyal. Singkatnya, metabolit sekunder digunakan organisme untuk berinteraksi denganlingkungannya.
BalasHapusSaya akan mencoba menjawab permasalahan Anda yang kedua :
BalasHapusMetabolisme primer berlangsung dalam suatu daur atau siklus (misalnyasiklus asam sitrat). Senyawa organik dari metabolisme primer merupakan pusatnya dan senyawa-senyawa metabolisme sekunder merupakan cabang-cabangnya. Metabolisme sekunder dapat dibedakan secara akurat dari metabolit primer berdasarkan kriteria berikut: penyebarannya lebih terbatas, terdapatterutama pada tumbuhan dan mikroorganisme serta memiliki karakteristik untuk tiap genera, spesies atau strain tertentu. Metabolit ini dibentuk melalui alur (pathway) yang khusus dari metabolit primer.
metabolit sekunder dibiosintesis terutama dari banyak metabolit-metabolit primer: asam amino, asetilcoenzim-A, asam mevalonat, dan zat antara (intermediate) dari jalur shikimat(shikimic acid). Ini merupakan titik awal elaborasi metabolit sekunder yangmengarah ke klasifikasi serta bahasannya sebagai kelompok-kelompok yang bersifat diskrit.